DEPOKHITS.id – Pemerintah Kota Depok terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang ramah anak. Hal ini terlihat dari pelaksanaan kegiatan “Dolanan Tradisional bersama Gabungan Organisasi Anak (GOA)” yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Depok, Dr. H. Supian Suri, MM, pada Jumat (1/8/2025) di Lapangan Balai Kota Depok.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 16.30 WIB ini dihadiri lebih dari 200 peserta, termasuk 130 anak dari berbagai organisasi anak dan duta generasi muda. Acara tersebut berlangsung meriah dan aman, sekaligus menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang positif bagi anak-anak di Kota Depok.
Pemkot Depok Buka Ruang untuk Anak
Dalam sambutannya, Wali Kota Depok menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh anak-anak yang hadir.
“Kami percaya bahwa di antara anak-anak di depan saya ini, akan ada yang menjadi pemimpin Kota Depok di masa depan. Pemerintah kota membuka ruang seluas-luasnya agar anak-anak bisa tumbuh, berkreasi, dan berorganisasi,” ujar Supian Suri.
Ia juga menekankan pentingnya mengambil peran dalam organisasi sejak dini. Menurutnya, hal tersebut akan mempermudah akses anak terhadap informasi dan program pemerintah seperti beasiswa.
Selain itu, Wali Kota juga merespons usulan kegiatan musik anak muda yang akan difasilitasi setiap malam minggu di Depok Open Stage (DOS), sebagai bagian dari ruang ekspresi kreatif anak dan remaja.
Apresiasi Gabungan Organisasi Anak
Ketua Gabungan Organisasi Anak (GOA), Sdr. Mustafa Kamal, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Depok atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan.
“Terima kasih kepada Pemkot Depok yang telah memberikan ruang bagi kami untuk bisa bermain dan berekspresi. Kami hadir dengan 130 anak dalam kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan karakter anak,” ungkapnya.
Rangkaian Acara dan Peserta
Kegiatan dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan laporan kegiatan, sambutan, simbolis peresmian, dan berbagai permainan tradisional. Acara ini juga melibatkan unsur-unsur strategis seperti:
• Duta Genre
• Duta Baca
• Duta Pancasila dari Paskibraka
• Forum Anak Kota Depok
• Abang Mpok Depok
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain:
• Ibu Siti Barkah Hasanah (Ketua Deskranada Kota Depok)
• Bapak Priadi Supriatna, S.Kom (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat)
• Ibu Nessi (Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Depok)
• Anis Ayu Wulandari, S.STP, MA (Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP3AP2KB)
Landasan Hukum dan Komitmen Kota Layak Anak
Kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menyatakan bahwa setiap anak berhak atas waktu luang, berkreasi, dan berekreasi sesuai minat dan bakatnya.
Pemerintah Kota Depok juga telah menetapkan komitmen sebagai Kota Layak Anak (KLA) dan terus menguatkan kebijakan inklusif serta program pembangunan yang ramah anak.
Kesimpulan: Perkuat Peran Anak dalam Pembangunan Kota
Melalui kegiatan dolanan tradisional, Pemkot Depok tidak hanya menghidupkan kembali budaya lokal, tetapi juga memberikan ruang nyata bagi anak untuk berkembang secara fisik, sosial, dan mental.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan komunitas dalam membangun generasi masa depan yang sehat, kreatif, dan berdaya saing.











