DEPOKHITS.id – Pemerintah Kota Depok terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang merata serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Melalui berbagai program unggulan dan capaian pembangunan dalam masa setahun pemerintahan Supian-Chandra, Kota Depok menegaskan arah kebijakan yang fokus pada pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga infrastruktur lingkungan.
Sejumlah program prioritas telah direalisasikan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
29 Titik Infrastruktur Pendidikan dan 47 Sekolah Gratis
Di sektor pendidikan, Pemkot Depok mencatat pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur di 29 titik. Rinciannya meliputi 5 pembangunan gedung baru dan 24 rehabilitasi sekolah.
Tak hanya itu, melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), sebanyak 47 sekolah SMP/MTs swasta kini bekerja sama memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa kurang mampu.
Program ini menjadi solusi konkret dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua di tengah tantangan ekonomi.
1.099 Rumah Tidak Layak Huni Direalisasikan
Dalam bidang perumahan dan kesejahteraan sosial, Pemkot Depok telah merealisasikan 1.099 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program bedah rumah dan rehabilitasi.
Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah agar dapat tinggal di hunian yang lebih sehat, aman, dan layak secara struktural.
Langkah tersebut sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
4 Titik Infrastruktur Kesehatan dan Layanan Gratis
Pada sektor kesehatan, pembangunan dilakukan di 4 titik infrastruktur kesehatan, terdiri atas 1 gedung baru dan 3 rehabilitasi puskesmas.
Selain pembangunan fisik, layanan kesehatan gratis juga diperluas, termasuk:
Pendaftaran layanan Puskesmas
Pemeriksaan kesehatan calon pengantin (catin)
Program Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) untuk anak disabilitas melalui terapi, seni, dan motivasi
Program ini memperkuat komitmen Depok sebagai kota yang inklusif dan ramah bagi semua lapisan masyarakat.
PBB Gratis dan Penguatan UMKM
Di sektor ekonomi dan pajak, kebijakan PBB gratis untuk NJOP di bawah Rp200 juta telah memberikan keringanan signifikan bagi masyarakat.
Tercatat 142.286 NOP mendapatkan manfaat kebijakan tersebut.
Selain itu, Pemkot Depok juga melakukan renovasi dan penguatan UMKM Center di ITC Depok, sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal dan peningkatan daya saing pelaku usaha kecil.
Depok Maju Go Global dan Depok Lama Heritage
Program strategis lainnya adalah Depok Maju Go Global (DMGG), yang memberikan pelatihan serta penempatan kuliah, kerja, dan magang di dalam maupun luar negeri.
Pada 2025, sebanyak 10 peserta dijadwalkan magang ke Taiwan, dan pada 2026 ditargetkan bertambah menjadi 20 peserta.
Sementara itu, melalui program Depok Lama Heritage, kawasan bersejarah dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi budaya melalui kolaborasi lintas sektor.
Penguatan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah
Dalam aspek lingkungan, penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas UPS Anggrek, UPS Merdeka, dan UPS Harjamukti, serta pengelolaan sampah di TPA Cipayung dengan metode maggot dan pembangunan IPAL.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menciptakan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Depok Semakin Nyaman, Sehat, dan Maju
Rangkaian capaian tersebut menjadi gambaran arah pembangunan Kota Depok yang menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan berbagai program unggulan yang telah berjalan, Kota Depok menargetkan terciptanya kota yang semakin nyaman, sehat, inklusif, dan berdaya saing.












